+Pengertian Globalisasi Lengkap, Secara Umum, Para Ahli, Teori, Pengaruh

Pengertian globalisasi – Kata globalisasi mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda pada saat ini. Hampir di segala hal kata ini selalu muncul baik dalam headline berita media cetak ataupun dalam media online. Bahkan, zaman kita ini juga disebut sebagai zaman globalisasi. Apa sebenarnya globalisasi itu? Terdapat 2 macam pengertian globalisasi, yakni pengertian secara umum dan juga pengertian dari para ahli.

Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

+Pengertian Globalisasi Lengkap, Secara Umum, Para Ahli, Teori, Pengaruh

Ada banyak sekali ahli yang mempunyai pengertian globalisasi tentang apa itu globalisasi. Beberapa ahli tersebut adalah Achmad Suparman, Dr. Nayef R.F Al-Rodhan, Scholte, Selo Soemardjan, Antony Giddens, Princenton N. Lyman, Laurence E.  Rothenberg, dan Martin Albrown. Berikut ini pengertian menurut mereka.

1.  Dr. Nayef R.F Al-Rodhan

Menurut Dr. Nayef globalisasi merupakan suatu proses yang meliputi penyebab, kasus, dan adanya konsekuensi dari adanya pembauran yang transional, transkultural aktivitas non manusia dan juga manusia.

2. Achmad Suparman

Menurut Ahmad Suparman globalisasi memiliki arti sebuah proses untuk menjadikan perilaku ataupun benda menjadi ciri khas dari individu yang berada di manapun tanpa dibatasi oleh suatu wilayah.

3. Selo Soemardjan

Menurut Selo Soemardjan globalisasi merupakan proses yang mengarah ke terbentuknya sebuah sistem di dunia antara komunikasi antar masyarakat dan organisasi dengan tujuan untuk mengikuti kaidah dan sistem tertentu yang sama.

4. Antony Giddens

pengertian Globalisasi menurut Antony Giddens merupakan percepatan hubungan seluruh penjuru dunia yang menghubungkan di lokasi satu ke lokasi lain dan menyebabkan munculnya perubahan pada kepada kedua belah pihak.

5. Princeton N. Lyman

Globalisasi merupakan semakin cepatnya perkembangan dalam hal hubungan dan ketergantungan suatu negara dengan negara lainnya dalam hal finansial dan juga perdagangan.

6. Martin Albrown

Globalisasi memiliki arti suatu proses terhubungnya penduduk dunia ke dalam komunitas yang dinanti, yaitu komunitas global.

7. Laurence E. Rothenberg

Laurence mengatakan bahwa globalisasi merupakan proses laju dan interaksi, intensifikasi, dan integrasi antara pemerintah, orang dalam perusahaan, dan juga dari Negara berbeda.

8. Scholte

Globalisasi menurut Scholte merupakan kemajuan hubungan yang ada di antara negara-negara di dunia dimana negara tersebut tetap menjaga identitasnya tetapi ketergantungan satu sama lainnya meningkat.

Pengertian Globalisasi Secara Umum

Secara umum pengertian globalisasi memiliki pengertian yaitu proses terintegrasinya dunia internasional yang dipicu oleh adanya pertukaran dagang, sosial kebudayaan, dan juga pertukaran pemikiran. sederhananya globalisasi merupakan proses mendunianya teknologi, pemikiran, sosial budaya, dan informasi. Dengan adanya globalisasi

Teori Globalisasi.

Banyak ahli memiliki teori tentang globalisasi sendiri-sendiri. Salah satu ahli yang memengemukakan teorinya adalah Cochrane dan Pain. Mereka berdua mengklasifikasikan bahwa dalam globalisasi terdapat 3 pemeran penting. Ketiga pemeran itu adalah para Globalis, para Tradisionalis, dan para Transformasionalis.

Pemeran penting globalisasi menurut Cohcrane dan Pain :

1. Teori Globalis

Globalis memiliki kepercayaan bahwa globalisasi merupakan suatu kenyataan yang konsekuensinya sangat nyata tentang bagaimana lembaga dan orang-orang di dunia dijalankan. Selain itu mereka juga memiliki kepercayaan bahwa keberadaan budaya lokal dan negara-negara akan lenyap dihantam oleh ekonomi dan juga kebudayaan global yang bersifat homogen. Kendati begitu, mereka tidak memiliki pemikiran yang sama akan konsekuensi proses tersebut.

2. Teori Tradisionalis

Berbeda dengan para globalis, para tradisionalis tidak mempercayai bahwa globalisasi sedang berlangsung. Mereka memiliki pendapat sendiri bahwa globalisasi hanyalah mitos atau suatu hal yang tidak nyata dan jika benar ada menurut mereka ini hanya dibesar-besarkan saja. Mereka menganggap globalisasi itu tidak ada, yang ada hanyalah kapitalisme yang sudah ada sejak ratusan tahu lalu.

3. Teori Transformasionalis

Para penganut transformasionalis ini merupakan orang-orang yang memiliki kepercayaan bahwa memang benar globalisasi sedang terjadi akan tetapi mereka berpikir bahwa ini globalisasi ini terlalu di besar-besarkan. Jadi bisa dikatakan bahwa kelompok ini berada di antara para globalis dan tradisionalis dalam pandangannya mengenai adanya globalisasi di dunia.

Ciri-Ciri Globalisasi

Masuknya kita dalam suatu zaman tentu memiliki tanda ataupun ciri-ciri yang dijadikan indikator. Sama halnya dengan zaman globalisasi tentu juga memiliki ciri-ciri juga. Globalisasi memiliki beberapa ciri-ciri di antaranya sebagai berikut:

1. Adanya interaksi budaya yang meningkat

Dengan adanya televisi dan media elektronik lainnya membuat manusia memiliki akses untuk mengetahui kebudayaan dan kehidupan sosial yang ada di dunia internasional. Kini dapat kita temui orang-orang yang mulai mempelajari suatu tarian ataupun adat dari suatu bangsa lain di dunia dengan hanya bermodalkan internet dan juga smartphone.

2. Muncul ketergantungan antar negara di dunia dalam hal ekonomi dan perdagangan

Perkembangan ekonomi dan perdagangan dunia internasional mengalami perkembangan yang pesat dengan adanya globalisasi ini dan adanya dominasi yang cukup kuat oleh organisasi dagang seperti WTO membuat negara-negara di dunia memiliki ketergantungan satu sama lainnya. Hal ini biasa terjadi antara negara dengan ekonomi yang sedang tumbuh.

3. Konsep waktu dan juga jarak mulai mengalami perubahan

READ +18 Contoh Surat Keterangan, Kerja, Penghasilan, Umum

Kemajuan teknologi terutama dalam bidang komunikasi dan transportasi membuat seseorang dapat mengakses suatu informasi ataupun lokasi baik dari dalam ataupun luar negeri dengan sangat cepat. Dalam bidang teknologi munculnya smartphone dan internet membuat alur informasi dapat berjalan dengan cepat. Sedangkan dalam bidang transportasi, kini jarak ratusan kilometer dapat kita tempuh hanya dalam hitungan jam saja.

4. masalah suatu negara menjadi masalah bersama

Hal yang paling menunjukkan kita sedang berada di era globalisasi adalah mulainya masalah suatu negara yang menjadi perhatian seluruh dunia. Masalah yang berhubungan dengan hak asasi manusia, lingkungan hidup, kejahatan perang adalah beberapa hal yang menjadi perhatian dan juga permasalahan internasional yang membutuhkan solusi bersama.

Faktor Penyebab Globalisasi

Terjadinya globalisasi tentunya disebabkan oleh faktor-faktor yang memicunya. Berikut ini adalah faktor yang menyebabkan munculnya globalisasi :

1. Kerja sama ekonomi antar negara internasional

Tidak dapat dipungkiri bahwa perdagangan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan munculnya globalisasi. Dengan adanya perdagangan dan juga kesepakatan di antara negara-negara di dunia menyebabkan interaksi yang terjadi antar negara tidak dapat terbendung dan menyebabkan globalisasi muncul.

2. Kemajuan teknologi dan transportasi

Semakin mudahnya sumber informasi di dapat dan juga teknologi komunikasi yang berkembang  membuat suatu proses jual-beli antar negara menjadi mudah. Jarak dan juga waktu bukan lagi menjadi sebuah halangan ataupun kendala. Hal tersebut dikarenakan munculnya bisnis-bisnis online e-commerce membuat transaksi jual-beli tidak mengharuskan penjual dan pembeli bertemu langsung dalam transaksinya.

3. Menipisnya hasil alam suatu negara

Sumber daya alam tergolong menjadi dua macam yang itu yang dapat diperbaharui dan juga yang tidak dapat diperbaharui. Tentunya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui seperti batu bara dan juga minyak bumi tentu lama kelamaan akan habis. Hal tersebut membuat suatu negara menanamkan investasi ke negara lain untuk mengeksploitasi sumber daya alam tersebut.

4. Kemudahan transaksi baik jasa maupun barang

Berbagai kemajuan teknologi membuat transaksi barang maupun jasa lintas negara menjadi lebih mudah. Kita dapat memesan barang dari luar negeri tanpa melakukan prosedur yang merepotkan. Kemudahan tersebut membuat arus perdagangan secara online mengalami kenaikan sehingga menyebabkan interaksi antar negara meningkat juga.

5. Konflik antar negara di dunia menurun

Seiring dengan saling ketergantungannya satu negara dengan negara lain di dunia, tentu menjaga hubungan diplomatik suatu negara sangat penting. Dikarenakan banyak sekali kepentingan yang berkaitan antar negara menyebabkan suatu negara sangat berhati-hati dalam menjalin hubungan demi kelancaran kerjasama perdagangan ataupun ekonomi.

Pengaruh Globalisasi

Seperti mata pedang, globalisasi memiliki dua dampak untuk dunia yaitu dampak negatif dan juga dampak positif. Berikut pengaruh globalisasi yang berdampak positif dan negatif bagi dunia.

1. Dampak negatif

– Paham-paham sesat dapat masuk ke suatu negara dengan mudah.

– Menimbulkan banyak informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan seperti hoax dan sebagainya.

– Membuat masyarakat menjadi lebih individualistik

2. Dampak positif

– Teknologi akan semakin berkembang pesat

– Kemudahan mendapatkan informasi

– Membuat hubungan antar negara menjadi lebih baik

nah, itu saja pengertian globalisasi yang dapat kami sampaikan. semoga bermanfaat nantikan artikel selanjutnya ya tentang surat keterangan yang mungkin juga bermanfaat untuk kalian simak.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply