Penjelasan Terlengkap Rantai Makanan, Laut, Sawah,Hutan Dan Contohnya

Rantai makanan – Mata pelajaran ilmu pengetahuan atau IPA merupakan salah satu pelajaran yang Anda peroleh sewaktu sekolah. Dari mulai sekolah dasar sampai dengan SMA selalu Anda temui mata pelajaran ini. Tentunya banyak sekali ilmu tentang pengetahuan yang Anda dapatkan dan mempunyai manfaat dalam kehidupan Anda sehari-hari. Salah satu hal yang dipelajari tersebut adalah mengenai rantai makanan.

Pengertian Rantai Makanan.

Penjelasan Terlengkap Rantai Makanan, Laut, Sawah,Hutan Dan Contohnya

Secara ilmiah rantai makanan memiliki pengertian yaitu pindahnya suatu sumber energi atau makanan yang berjenjang dari tumbuhan sebagai sumber energi ke deretan seri organisme selanjutnya. Perpindahan ini memiliki pergerakan yang linier dari suatu produsen menuju ke konsumen paling atas.

Secara umum, rantai makanan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh suatu makhluk hidup yang berupa kegiatan makan atau dimakan dengan memiliki tingkatan tertentu dan kegiatan dalam kegiatan tersebut terdapat perpindahan energi antar jenjang organisme. Tingkatan yang terdapat di dalamnya dinamakan tingkat trofik.

Tingkat trofik dalam rantai makanan memiliki beberapa urutan tingkatan. Urutan tersebut adalah produsen, konsumen I, konsumen II, Konsumen III, konsumen puncak, dan dekomposer atau pengurai. Tingkatan itu mempunyai peran sertanya masing-masing dalam membentuk suatu rantai makanan sehingga apabila ada salah satu yang hilang maka akan mengganggu kelangsungan suatu ekosistem.

Urutan pertama atau produsen merupakan suatu organisme yang tidak perlu memakan atau bergantung pada organisme lain untuk mendapatkan makanan. Hal tersebut karena produsen merupakan organisme yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan makanan untuk dirinya sendiri. Salah satu contoh produsen adalah tumbuhan hijau seperti pohon, rerumputan, dan sejenisnya.

Urutan kedua atau konsumen tingkat I adalah suatu organisme yang tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri. Konsumen I atau biasa disebut konsumen primer ini mendapatkan energi dan makanannya dengan cara mengkonsumsi produsen. Yang termasuk konsumen I adalah hewan herbivora atau pemakan tumbuhan seperti sapi, kambing, serangga dan sejenisnya.

Konsumen II disebut juga sebagai konsumen sekunder merupakan suatu organisme yang mendapatkan sumber energinya dengan memakan konsumen pada tingkat I. Yang termasuk dalam konsumen II adalah organisme yang memangsa organisme herbivora. Contoh organisme yang termasuk konsumen II  adalah katak yang memakan belalang ataupun serangga lainnya sebagai sumber energinya.

Konsumen III atau disebut juga konsumen tersier merupakan suatu organisme yang berkedudukan diatas konsumen sekunder. Dengan kata lain konsumen tersier ini merupakan predator bagi konsumen tingkat II. Contoh dari konsumen III ini adalah katak atau kodok yang menjadi salah satu makanan untuk ular sawah.

read +Keragaman Budaya Indonesia, Jenis, Fungsi dan Juga Maksud Keberagaman Agama

Urutan selanjutnya adalah konsumen tingkat akhir atau yang disebut dengan konsumen puncak. Organisme yang menempati tingkat ini menjadi predator bagi tingkat di bawahnya. Konsumen puncak tidak memiliki predator yang memakan dirinya sehingga keberadaan organisme yang menghuni tingkat di bawahnya menjadi elemen yang sangat penting akan kehidupan organisme konsumen tingkat puncak ini. Contoh dari konsumen puncak adalah manusia, buaya, paus pembunuh.

Di urutan terakhir dalam rantai makanan adalah dekomposer. Dekomposer merupakan suatu organisme yang bertugas mengurai suatu organisme. Dengan kata lain dekomposer merupakan suatu organisme yang mengubah bahan organik menjadi bahan anorganik dimana bahan tersebut sangat dibutuhkan oleh produsen. Biasanya dekomposer disebut juga organisme detritivor yaitu organisme pemakan bangkai. Contoh dari dekomposer adalah jamur dan bakteri pembusuk.

Rantai Makanan di Laut.

Ekosistem laut merupakan salah satu ekosistem dengan jumlah dan varian organisme yang besar. Berbagai macam spesies hewan maupun tumbuhan laut menghiasi luasnya lautan di bumi tempat kita tinggal ini. Sama halnya dengan ekosistem yang ada di darat, di dalam ekosistem laut tentu juga terdapat rantai makanan.

Rantai makanan di laut tentunya memiliki urutan tingkatan yang berbeda dengan tingkatan rantai makanan yang ada di daratan. Dari mulai produsennya sampai dengan organisme yang mengisi tingkatan pada rantai makanannya. Rantai makanan di laut terdiri dari fitoplankton yang bertindak sebagai produsen, zooplankton menjadi konsumen primer, predator, dan dekomposer atau pengurai.

Fitoplankton adalah suatu organisme plankton yang merupakan plankton bersel tunggal. Fitoplankton memiliki tugas yang sama dengan tumbuhan hijau di daratan yaitu sebagai produsen. Hal tersebut dikarenakan fitoplankton juga memiliki klorofil sehingga dengan bantuan sinar matahari fitoplankton dapat memproduksi makanannya sendiri. Keberadaan fitoplankton yang melimpah dilautan membuatnya menjadi sumber makanan utama di laut.

Selanjutnya di posisi konsumen primer di laut ditempati oleh zooplankton. Zooplankton merupakan organisme plankton yang memiliki ukuran yang sangat kecil. Organisme ini sangat tergantung pada organisme lain untuk tetapi bertahan hidup. Zooplankton biasanya bertahan hidup dengan memakan fitoplankton ataupun juga dengan memakan zooplankton yang memiliki ukuran lebih kecil.

Posisi predator dalam rantai makanan ekosistem laut terdiri dari konsumen primer, sekunder, tersier hingga konsumen puncak. Organisme yang menempati konsumen primer merupakan organisme yang menjadikan zooplankton sebagai sumber utama energinya. Ikan dengan ukuran kecil merupakan salah satu contoh konsumen primer. Sedangkan untuk konsumen sekunder dan tersier dalam laut merupakan organisme ikan predator yang memangsa organisme yang lebih kecil.

Komponen terakhir pada rantai makanan laut adalah dekomposer di laut atau biasa disebut dengan bentos. Dekomposer di laut juga memiliki peran yang sama dengan dekomposer yang ada di daratan yaitu bertugas mengurai bangkai organisme laut untuk diurai dan menjadi sumber makanan bagi fitoplankton.

Rantai Makanan di Sawah

Ekosistem sawah merupakan ekosistem yang dibuat oleh manusia untuk melakukan kegiatan bercocok tanam guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Tanaman yang biasanya ditanam adalah tanaman padi dan juga jagung. Dengan adanya padi atau jagung sebagai tanaman produsen di sawah pasti ada rantai makanan yang terbentuk.

Rantai makanan di sawah terdiri dari produsen, konsumen, dan juga dekomposer. Organisme yang berperan sebagai produsen pastinya adalah tanaman-tanaman pokok seperti padi dan jagung. Sedangkan untuk konsumen primer diantaranya adalah katak, belalang, tikus yang merupakan sumber makanan bagi ular sebagai konsumen sekundernya. Untuk konsumen puncak ditempati oleh burung elang sebagai karnivora yang memakan ular. Dan terakhir dekomposer bertugas untuk mengurai bangkai.

READ +Keragaman Budaya Indonesia, Jenis, Fungsi dan Juga Maksud Keberagaman Agama

Rantai Makanan Hutan

Rantai makanan di hutan tentunya memiliki banyak sekali variasinya. Dengan beraneka ragam flora dan fauna yang terdapat di dalamnya membuat kegiatan makan dan dimakan menjadi sangat banyak ragamnya. Hal tersebut membuat keberadaan organisme di setiap tingkatan rantai makanan sangat penting untuk kelestarian ekosistem hutan.

Produsen pada rantai makanan di hutan adalah berbagai macam tumbuhan hijau yang tumbuh di hutan. Sedangkan untuk konsumen primer tentunya diisi oleh hewan-hewan herbivora seperti kelinci, belalang, dan serangga lainnya. Sedangkan hewan-hewan karnivora bertindak sebagai konsumen sekunder ataupun tersier. Yang terakhir adalah dekomposer yang bertugas mengurai bangkai yang menghasilkan makanan untuk produsen.

Contoh Rantai Makanan

Penjelasan Terlengkap Rantai Makanan, Laut, Sawah,Hutan Dan Contohnya
https://moondoggiesmusic.com

Berikut adalah contoh-contoh rantai makanan pada ekosistem laut, ekosistem hutan, dan juga ekosistem sawah.

  1. Ekosistem laut

Fitoplankton -> zooplankton -> ikan kecil -> paus pembunuh -> dekomposer

Fitoplankton -> zooplankton -> bintang laut -> hiu pembunuh -> dekomposer

  • Ekosistem sawah

Cahaya matahari -> padi -> tikus -> ular sawah -> elang -> dekomposer

Cahaya matahari -> jagung -> ular sawah -> elang -> dekomposer

  • Ekosistem hutan

Rumput -> rusa -> harimau -> dekomposer

Daun -> ulat -> kadal -> elang -> dekomposer

Rumput -> kerbau -> singa -> dekomposer

nah, mungkin itu saja yang dapat kami jelaskan mengenai rantai makanan. semoga bermanfaat dan memberikan keluasan dalam mencari ilmu pengetahuan

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply